Kamis, 19 Maret 2009

aplikom pertanian 1

  • Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

  • Selamat Pagi,

  • Nama Saya Achmad Wiroi

  • Saya bertugas di Direktorat Jenderal Bina Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian – Departemen Pertanian.

  • Sebagai Ahli Pranata Komputer Pratama, sebagai Jabatan Fungsional

  • Hari ini Kita bertemu untuk mengikuti Pelatihan PIP berbasis Internet, aplikasi SINGOSARI.

  • SINGOSARI merupakan singkatan dari Sistem Informasi peNGOlahan dan pemaSaran hAsil peRtanIan.

  • Jadi ini merupakan perangkat aplikasi komputer berbasis Web dengan memanfaatkan teknologi Jaringan Internet sebagai media Akses, yang dikembangkan untuk mengelola Data data lingkup Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian menjadi suatu Informasi Pengolahan hasil dan Pemasaran Hasil Pertanian yang akurat, obyektif, tepat waktu.

  • Jadi nantinya diarahkan menjadi Portal informasi kegiatan industri pertanian Nasional.

  • Aplikasi ini didesain untuk sedemikian rupa sehingga seluruh daerah dapat saling proaktif untuk memperbaharui informasi di dalamnya dengan lebih mandiri. Karena masing-masing daerah dari Propinsi sampai tingkat Kabupaten dapat mengelola informasinya sendiri sesuai dengan daerahnya masing-masing .

  • Hal ini dimungkinkan karena aplikasi ini mengimplementasikan Teknologi Remote database Entry atau biasa disebut secara umum E-Form (Formulir Electronik) dengan memanfaatkan DBMS-DataBase Management System berbasis Arsitektur Client- Server.

  • Database Storage diletakkan di Mesin Komputer Database Server di Pusat (agribisnis.deptan.go.id). Sedangkan dari daerah (Client) dapat secara remote meng-entry/update data-data menyangkut daerahnya dengan menggunakan Otentikasi - otoritas terbatas, seperti UserID dan Password. Hasil Update informasi tersebut secara real time dapat diakses oleh pengguna umum melalui Internet dengan Web Browser.

  • Sehingga masing-masing Daerah baik Propinsi maupun Kabupaten akan memiliki petugas administrator sekaligus operator yang saat ini diproyeksikan adalah petugas Informasi Pasar daerah yang bersangkutan.

  • Dengan fasilitas entri dan penelusuran data tersebut dapat digunakan untuk melakukan peremajaan data setiap saat langsung dari sumber data, dimana data tersebut akan langsung masuk ke database server. Data yang sudah masuk secara otomatis segera dapat ditampilkan kapan saja dan dimana saja melalui akses internet.





  • Cakupan informasi yang disediakan oleh SINGOSARI secara umum adalah:

  • Rumpun komoditi unggulan beserta produk turunannya yang digambarkan dengan pohon industri. Komoditi unggulan beserta produk Turunannya ( Berdasarkan SE Sekjen Deptan No. 444/RC.410/B/V/2003 tanggal 29 Mei 2003 )

    • Tanaman Pangan: Padi, Kedele, Jagung, Ubi Kayu, Kacang Tanah

    • Hortikultura: Jeruk, Manggis, Mangga, Bawang Merah, Cabe Merah, Pisang, Durian, Anggrek, Rimpang, Kentang

    • Perkebunan: Karet, Kelapa Sawit, Kakao, Kapas, Tebu, Tembakau

    • Peternakan: Sapi Potong, Kambing, Domba, Ayam Buras, Itik

Namun dari masukan beberapa daerah, komoditi akan ditambah agar bisa mengakomodir semua komoditas unggulan di setiap propinsi.

  • Menyajikan informasi tentang pengolahan produk dengan cakupan informasi mengenai : proses pengolahan, standar mutu, kebijakan pemerintah dalam pengolahan produk, industri pengolahan, kapasitas/skala usaha & biaya produksi.

  • Menyajikan informasi tentang pemasaran produk dengan cakupan informasi mengenai : channel/rantai distribusi, rantai pemasaran, kebijakan pemerintah, harga produk, supply demand dalam dan luar negeri

  • Informasi tersedia untuk rumpun komoditi pada seluruh propinsi sampai tingkat kota/kabupaten.

  • Untuk tahun 2004 ini Aplikasi ini sedang dalam tahap penyempurnaan sehingga masih ada sedikit kekurangan yang timbul yang perlu penyesuaian.

  • Jadi kemungkinan ada beberapa modul yang masih belum ditampilkan maksimal, karena memang sedang dalam tahap penyempurnaan kembali setelah banyak masukan-masukan sewaktu Pelatihan Aplikasi ini di Jakarta, bulan Agustus & September lalu.

  • Walau demikian esensi dari aplikasi ini tetap tidak berubah, prosedur yang diberikan untuk menjalankan aplikasi ini umumnya tetap sama. Perubahan nantinya Hanya pada result Output.

    • Contoh pada Modul [Industri Pengolahan – Peternakan]





MENU HALAMAN DEPAN


Berita terbaru dari Admin

Menu Komoditi

  • [Komoditi Peternakan] – [Sapi] – [Jawa Timur]

  • Untuk kembali klik [Menu Utama]



Menu Admin – Hal 54


  • Klasifikasi Admin si Aplikasi SINGOSARI ini ada 3,

    • Admin Nasional – Otoritas Sistem keseluruhan

    • Admin Propinsi – Otoritas Administrasi Propinsi ybs dan kabupaten di bawahnya

    • Admin Daerah/Kabupaten-Kota -- Otoritas pengelolaan Data daerah yang bersangkutan

  • Yang masing-masing Admin tersebut mempunyai otoritas dan batasannya masing-masing sesuai Tugas dan fungsinya.

  • Untuk Admin Propinsi, masukkan userID dan Password yang telah dicreate dan diberikan oleh Admin Nasional

Nama

userid

password

Propinsi Jawa Tengah

mpunak-jateng

nakjateng

Propinsi Jawa Timur

mpunak-jatim

nakjatim

Propinsi Bali

mpunak-bali

nakbali

Propinsi Nusa Tenggara Barat

mpunak-ntb

nakntb

Propinsi Sulawesi Utara

sulut

sulut

DKI Jakarta

mpunak-dki

nakdki

Propinsi Lampung

mpunak-lampung

naklampung

Propinsi DI. Yogyakarta

mpunak-diy

nakdiy

Propinsi Banten

mpunak-banten

nakbanten

Proponsi Jawa Barat

mpunak-jabar

nakjabar



  • Create daftar Kabupaten /Kota, jika belum di create

    • Masing-masing Admin membuat Daftar Kabupaten sesuai dengan Propinsi yang bersangkutan.

    • Misalnya untuk Propinsi Sulawesi Utara (Kode:71), Daerahnya antara lain:

      • Kota Manado (71-{ketik kode [01]})

      • Kota Bitung (71-{ketik kode [02]})

      • Kabupaten Minahasa (71-{ketik kode [03]})

      • Kabupaten Bolaang Mongondow (71-{ketik kode [04]})

      • Kabupaten Sangihe Talaud (71-{ketik kode [05]})

      • Kabupaten Talaud (71-{ketik kode [06]})

    • Index Kode Kabupaten adalah wewenang dari Admin Propinsi, yang perlu diperhatikan adalah keseluruhan kode tersebut harus unik satu sama lain.



  • Create Daftar Admin daerah ybs, Dari daftar Kabupaten yang ada, -- Contoh dari Admin Propinsi Maluku

    • Kota Menado – Adminmenado – pwd: adminmenado

    • Kota Bitung – Adminbitung – pwd: adminbitung

    • Kabupaten Minahasa – Admin03

    • Kab.Bolaang Mongondow – Admin04

    • Kab.Sangihe Talaud – Admin05

    • Kab.Talaud – Admin06

  • Untuk Admin Propinsi Wewenang dan batasannya antara lain:

    • Meng create Daftar Daerah Kabupaten/Kota – tk2

    • Meng create Admin daerah sesuai propinsi ybs

    • Berwenang memasukkan data ALSINTAN

    • dll



Update Data Komoditi

  • Jalankan prosedur pada modul Aplikasi SINGOSARI hal. 54-87

  • Untuk memasukkan Form Entry Industri Pengolahan – Jenis Olahan , pertama kali masukkan dahulu data profil lembaga usaha industri pengolahan yang bersangkutan.



Isi Materi dengan Pengenalan Internet

Email

Browser

Surffing

Searching

dll





PENUTUP


Untuk lebih mengoptimalkan pencapaian tujuan pembangunan pengolahan dan pemasaran hasil pertanian berbasis Internet juga perlu diperhatikan:

  • Upaya koordinasi yang lebih baik antar lembaga terkait dalam hal diseminasi informasi pengolahan dan pemasaran hasil pertanian sehingga terciptanya upaya yang kontinyu dan konsisten di dalam pembaharuan data dan informasi .

  • Perlu upaya Konsistensi di dalam penerapan metodologi pengumpulan data yang benar dan sama di setiap daerah, agar data yang dikumpulkan mempunyai tingkat kepercayaan dan realibilitas tinggi serta comparable.

  • Selain itu Perlu peran Pemerintah pusat dan daerah yang lebih intensif lagi di dalam dukungan sarana dan prasarana yang memadai dan tepat guna dan peningkatan kemampuan petugas di dalam pengelolaan sistem informasi pasar di daerah masing-masing.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar